Category: Gelora Terkini

Anis Matta: Pradi-Afifah akan Akhiri Kebekuan di Depok Bertahun-tahun dengan Terobosan Besar

, , , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Raya (Gelora) Indonesia Anis Matta menyatakan kebekuan kepemimpinan di Kota Depok selama ini, harus segera diakhiri karena tidak memberikan kontribusi apapun kepada perekonomian nasional, selain tidak mampu membangun infrastruktur urban (perkotaan) dalam skala besar yang memadai seperti kota-kota besar di Dunia.

Anis Matta menyakini pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah) bisa mengakhiri kebekuan di Kota Depok tersebut dan memenangi Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Tentu saja harapan kita ada pada Pak Pradi dan ibu Afifah, dua orang muda yang memiliki pengalaman disini yang sudah mengerti Depok dengan baik dan mengerti harapan-harapan warga Depok,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (5/12/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta saat menyampaikan Orasi dalam Konsolidasi Pemenangan Pradi Pradi-Afifah dan Konsolidasi Akbar Gelora Depok di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Sabtu (5/12/2020).

Konsolidasi ini dihadiri calon Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia. Lalu, Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik, Bendahara Umum Achmad Rilyadi, para ketua bidang DPN, Ketua DPW Jawa Barat Haris Yulian, Ketua DPD Kota Depok Subhan Rafe’i dan kader Gelora Depok.

Menurut Anis Matta, pembangunan di Kota Depok saat ini diperlukan sebuah terobosan besar, bukan hanya berharap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Sebagai salah satu kota besar di sekitar Jakarta, Depok seharusnya memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional seperti halnya yang terjadi di kota-kota besar dunia di New York, London, Paris, Tokyo Beijing, Hongkong dan lain-lain di negaranya masing-masing.

“Kota Depok dengan populasi diatas 1 juta orang harusnya memiliki infrastruktur dengan standar internasional. Kalau mau kita mau menjadikan Depok sebagai kontributor bagi perenomian nasional. Infrastruktrur perkotaannya belum memungkinan untuk memberikan kontribusi yang besar bagi PDB Indonesia yang saat ini masih 1 triliun dollar AS, jauh betul jaraknya dari New York yang sudah 2,5 triliun dollar AS,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Anis Matta, masyarakat Depok tidak bisa berharap hal itu dilakukan oleh pemimpin di Depok sekarang. Sehingga diperlukan terebosan besar untuk mengakhiri tahun-tahun kebekuan yang dinilainya tidak membawa perubahan signifikan bagi pembangunan Kota Depok selama ini.

“Kota Depok yang dihuni oleh orang-orang pintar di republik ini, sebenarnya dengan wajahnya yang lesu seperti sekarang ini, memalukan! Depok pada hari ini harus melakukan teroboson besar untuk mengakhiri tahun-tahun kebekuan, terutama dalam perbaikan infastruktur urban,” katanya.

Menurut Anis, Partai Gelora telah menyusun peta jalan (roadmap) Arah Baru Indonesia untuk mewujudkan sebagai kekuatan lima besar, salah satunya adalah peta jalan pembangunan di Kota Depok.

Peta jalan tersebut merupakan kebangkitan baru semangat nasionalisme yang menyatukan seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali melalui semangat kolaborasi, bukan semangat kebencian.

“Kalau kita sudah punya semangat kebangkitan, sudah bersatu, tujuan kita jelas, peta jalan kita jelas, maka yang kita lakukan adalah memulai perjuangan itu dari sebuah langkah kecil. Dan langkah kecil itu adalah membenahi Kota depok,” tegas Anis Matta.

Masyarakat Depok pada 9 Desember mendatang, lanjut Anis Matta, akan memililki pemimpin baru yang mempunyai semangat kebangkitan dan membawa perubahan besar bagi Kota Depok.

“Dari laporan teman-teman Gelora, rasanya Insyallah tanggal 9 Desember mendatang, kita akan menyaksikan pemimpin baru di Kota depok. Insya allah,” ujar Anis Matta menegaskan.

“Saya tanya kader-kader di Depok, anda siap memenangkan Pradi-afifah, apakah siap memenangkan Pradi-Afifah afifah, ” tanya Anis Matta. Kemudian dijawab,”Siap,” kata seluruh kader Gelora Depok yang hadir. “Pak Pradi dan Ibu Afifah sudah dengar ya. Pak Pradi dan Ibu Afifah akan menyaksikan kerja keras teman-teman di lapangan, Insyaallah,” kata Anis Matta meyakinkan.

Anis Matta mengatakan, untuk menjadikan Indonesia sebagai lima besar dunia, yakni dimulai dari langkah-langkah kecil dengan memenangkan seluruh pelaksanaan Pilkada yang didukung Partai Gelora.

“Alhamdullah Partai Gelora terlibat lebih dari 200 Pilkada dari 270-an Pilkada yang berlangsung. Walaupun kita belum punya kursi di parlemen dan secara legal diajukan ke KPU tidak ada nilainya. Tapi kita mempunyai nilai jauh lebih besar daripada sekedar nilai legal itu, yaitu nilai kekuatan riil kita di lapangan,” tegas Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini.

Anis Matta yakin calon-calon kepala daerah yang didukung Partai Gelora akan menuai kemenangan besar, salah satunya di Pilkada Kota Depok.

“Selama Pilkada saya berkeling di banyak tempat, mudah-mudahan di tempat yang saya kunjungi, kita akan menangkan calon-calon yang kita dukung. Dan ini yang harus dibuktikan di Pilkada di Kota Depok,” katanya.

Anis Matta menyadari kepala daerah yang terpilih akan mengambil tanggungjawab di tahun-tahun penuh kesulitan dampak krisis multidimensi dan sistem akibat pandemi Covid-19. Namun, hal itu menunjukkan kejujuran mereka dalam memimpin disaat masa-masa sulit. Sehingga pemimpin seperti Pradi-Afifah-lah yang diperlukan untuk bisa mengakhiri kebekuan di Kota Depok selama ini.

Anis Matta menambahkan, saat krisis seperti ini hendaknya tidak terfokus pada masalah krisisnya saja, tapi harus menciptakan peluang untuk mengatasi krisis tersebut. Peluang itu akan tercipta apabila semua elemen bangsa bersatu dan mengakhiri pembelaan di masyarakat, termasuk ancaman disintegrasi teritori, serta disintegrasi sosial yang disebabkan faktor agama dan etnis.

“Lahir di tengah krisis ini , maknanya Partai Gelora itu bukan hanya partai politik biasa, tapi partai yang membawa misi pelopor kebangkitan baru Indonesia dengan semangat keterbukaan, bukan dengan karakter ketertutupan. Memiliki semangat kolaborasi dan persatuan bangsa, bukan semangat kebencian , dan Insyaallah Partai Gelora akan menjadi harapan baru bagi bangsa Indonesia, “pungkasnya.

Anis Matta akan Sampaikan Orasi di Konsolidasi Pemenangan Pradi-Afifah

, , , ,

Partaigelora.id – Memasuki hari terakhir kampanye terbuka, Partai Gelora Indonesia Kota Depok, menghelat acara akbar bertajuk Konsolidasi Pemenangan Pradi Supriatna – Afifah Aliah (Pradi-Afifah) dan arahan Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (5/11/2020) siang.

Acara konsolidasi ini, selain bertujuan menguatkan soliditas tim pemenangan dan relawan, juga akan diisi orasi politik oleh pasangan calon Pradi-Afifah, serta puncaknya arahan Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta.

Pasangan Pradi-Afifah akan menyampaikan oransinya pada pukul 10.30-10.50 WIB dan dilanjutkan arahan Anis Matta yang akan disampaikan pada pukul 11.00-12.00 WIB.

Konsolidasi Pemenangan Pradi -Afifah ini, juga akan menjadi ajang konsolidasi akbar Gelora Depok . Sehingga kader Partai Gelora di Depok dan sekitar akan tumpah ruah memenuhi Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat.

“Acara ini, selain menghimpun gelombang besar dukungan rakyat kota Depok, juga ingin menunjukkan soliditas fungsionaris, kader, simpatisan dan relawan Gelora, dalam melakukan aksi lapangan untuk memenangkan Pradi-Afifah dalam kontestasi pilkada 2020 ini, ungkap Subhan Rafe’i, Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Depok, di Hotel Bumi Wiyata, Sabtu (5/12/2020), Depok, Jawa Barat..

Acara konsolidasi ini, merupakan puncak dari etape pertama untuk memastikan kemenangan Pradi – Afifah, sambung subhan.

“Hari ini, kita terus bergerak, dan akan terus bergerak untuk memastikan kemenangan pradi – afifah, dengan mengajak dan menghimpun dukungan rakyat Kota Depok yang menginginkan terjadinya perubahan kepemimpinan di kota ini,” tambah subhan.

Subhan menegaskan, kemenangan Prad -Afifah adalah sebuah keniscayaan. Selain, karena banyaknya dukungan partai-partai yang tergabung dalam koalisi bangkit. Juga dukungan berbagai ormas dan relawan yang terus mengalir dan solid.

Momen ini sengaja dilakukan lakukan menjelang akhir masa kampanye terbuka, selain untuk menyatukan gelombang besar dukungan rakyat kota Depok kepada Pradi-Afifah. Juga yang tak kalah pentingnya adalah menguatkan kesolidan tim dan relawan dalam menghadapi hari-hari akhir jelang pencoblosan 9 Desember nanti.

“Kita ingin memastikan kesiapan tim memasuki tahapan akhir pemungutan suara. Karena kita sadar kemenangan Pradi- Afifah adalah kemestian sejarah untuk terjadinya perubahan di kota ini, kota Depok yang mengayomi, modern dan Berbudaya,” tandas Subhan.

Banjir Parah Kota Medan, Dapur Berkah Gelora Berdiri di 15 Titik Rawan

, , ,

Partaigelora.id – Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara. Akibatnya, ribuan rumah terendam sejak Jumat (4/11/2020) dini hari dan menyebabkan lima orang yang tewas akibat peristiwa tersebut hingga kini.

Kondisi tersebut membuat Partai Gelora Indonesia bergerak cepat. Partai yang baru berumur satu 1 tahun ini kemudian mendirikan 15 Dapur Berkah Gelora untuk menyiapkan makanan bagi korban banjir.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Nasir, banjir bandang tersebut sangat mengagetkan warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Deli, seperti di Kecamatan Medan Maimun.

“Atas musibah tersebut, kami menginisiasi untuk membangun Dapur Berkah Gelora yang dibuat atas kepedulian Partai Gelora Indonesia kepada masyarakat yang terkena banjir,” kata Nasir.

Muhammad Nasir menjelaskan, pasca banjir tersebut terjadi, DPD Partai Gelora Kota Medan dan jajaran dikerahkan untuk mendirikan 15 Dapur Berkah Gelora di sejumlah kecamatan yang terdampak banjir. Dapur umum tersebut akan beroperasi 24 jam untuk membantu korban banjir.

“Ada sekitar belasan dapur umum yang kami bangun. Inilah sebagai kontribusi Partai Gelora Indonesia kepada para korban banjir. Kita hadir bersama yang lain untuk saling membantu,” bebernya.

Kehadiran Dapur Berkah Gelora ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang tinggal di Jalan Brigjen Katamso Pasar Senen dan Gang Asli Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat positif. Untuk itu kami meminta warga untuk tetap waspada untuk mengantisipasi banjir susulan. Karena kita tahu sekarang ini sudah masuk musim hujan,” bebernya.

Selain itu, Muhammad Nasir berharap kepada pemerintah Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara untuk berkolaborasi membantu warga, terutama untuk mendirikan posko kesehatan.

“Kami harap pemerintah kota dan provinsi menyiapkan pos kesehatan cepat untuk mengantisipasi penyakit yang muncul setelah banjir. Kami dari Partai Gelora juga akan tetap mendampingi dan terus menyalurkan bantuan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, banjir besar melanda Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Belawan mulai dari hulu (Deli Tua) sampai hilir dan juga ke Kota Binjai. Banjir dimulai Jumat (4/12/2020) pukul 00.00 WIB.

Kondisi terparah terjadi di perumahan Oma D’ Flamboyan dengan ketinggian antara 4-6 meter. Saat ini masih terus dilakukan evakuasi terhadap 145 KK . Beberapa rumah tenggelam dan beberapa kendaraan terlihat hanyut, sementara diperikiran 10 orang hilang terseret air bah.

PMI telah mengerahkan 8 unit perahu dan 2 mobil ambulance, sementara BPBD menyiapkan 5 mobil evakuasi. Tim evakuasi berasal dari Arhanud, BPBD Provsu, Basarnas, PMI, kecamatan dan masyarakat. Mereka melakukan mengevakuasi sejak 00.30 WIB hingga sekarang. Evakuasi sementara pengungsi ditempatkan di Arhanud, Balai Desa Tj Selamat.

Sedangkan tim lain melakukan evakuasi di Desa Sejarah Baru, Kecamatan Deli Tua dengan 400 KK. Untuk Kota Binjai lokasi banjir di Kelurahan Bergam diperkirakan ada 400 KK yang terdampak. Tim evakuasi sedang bekerja deengan titik lokasi evakuasi sekitar Masjid Baiturrahman.

Anis Matta: Sudah Waktunya Kerumunan Umat Islam Diubah Jadi Kekuatan Politik Riil

, , , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, pekerjaan rumah paling berat bagi Umat Islam saat ini adalah mengubah semangat militansi menjadi semangat bekerja secara terus menerus, sehingga mempunyai kekuatan untuk melakukan perubahan.

“Sudah waktunya bagi Umat Islam ini untuk mengubah kerumunan menjadi kekuatan politik yang riil. Ini pekerjaan rumah paling berat sekarang ini adalah bagaimana mengubah semangat kita, militansi kita menjadi kekuatan kerja. Barulah kita punya kekuatan yang riil,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Dialog ‘Geopolitik Global dan Visi Perjuangan Keumatan Dalam Konteks Politik Nasional’ yang diselengggarakan Osmani Foundation di Hotel Madani, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (2/12/2020) malam.

Dialog ini dihadiri 100 tokoh dan ulama di Medan antara lain dari Muhammadiyah, Alwasliyah, Presiden Rumah Qur’an Violet , Sutan Azmi, SH, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Medan.

Menurut Anis Matta, saat ini terdapat perbedaan ijtihad dalam mewujudkan kemaslahatan. Sebab, apa yang dianggap benar saat ini, belum tentu benar besok atau lusa. “Karena ijtihad kita hari ini ditentukan oleh situasi kita hari ini,” katanya.

“jadi tantangan terbesar kita sekarang ini adalah membangun satu arus karakter baru yang terintegrasi dengan sistem politik. Sehingga kita menggabungkan antara kerja keras juga pada waktu yang sama dengan sistematika dalam bekerja,” ujarnya.

Sistematika politik Indonesia saat ini, lanjutnya, memiliki dasar falsafah negara dan menjaga kedaulatan negara, yakni Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Platform besar tersebut telah mengayomi demokrasi, agama dan kesejahteraan, termasuk Umat Islam didalamnya sebagai mayoritas penduduk Indonesia.

“Kita yang mayoritas ini seharusnya juga memiliki kekuatan mayoritas dalam ekonomi juga kekuatan mayoritas dalam politik. Ini membutuhkan kerja yang berkesinambungan sistematis dan terus menerus, semangat sesaat itu tidak akan mengubah nasib kita,” papar Anis.

Disinilah perlu mengubah cara berpikir, cara merasakan dan cara bertindak Umat Islam saat ini. Sebab, Indonesia ini adalah negara Islam terbesar di dunia, maka menjadi tugas bersama dalam mewujudkan Indonesia sebagai pemimpin dunia Islam dan menjalankan peran sebagai salah satu kekuatan utama dunia.

“Adalah tugas kita juga berusaha sedapat mungkin untuk menggabungkan antara mayoritas kuantitas, mayoritas secara politik dan mayoritas juga secara ekonomi. Kita punya tugas sejarah yang lain, bagaimana menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dunia islam, dan pada waktu yang sama juga menjalankan peran sebagai salah satu kekuatan utama dunia,” tegas Anis Matta.

Krisis berlarut yang melanda dunia saat ini telah menyentuh dan mengubah pada sistem perpolitikan global secara drastis yang tidak didasari oleh agama. Hal ini tentunya memberikan inspirasi dan solusi hanya agama yang bisa menjadi sumber inspirasi baru.

“Itu sebabnya saya  percaya bahwa Islam ini adalah masa depan, cuma diperlukan satu kekuatan yang bisa menerjemahkan nilai nilai Islam ini kedalam satu model sosial, kedalam satu model politik dan kedalam satu model ekonomi, baru orang akan melihat Islam itu secara visual,” tandasnya.

Anis Matta menegaskan, dengan cara seperti itu apabila ingin mengubah wajah Islam dan menujukkan kepada seluruh dunia.

“Jadi ide menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia, maka inilah caranya. Inilah yang semestinya jadi takdir sejarahnya Indonesia, dan ini memerlukan pemikiran yang mendalam semangat bekerja di dalam diam. Militansi itu harus kita terjemahkan dalam jam kerja dalam produktivitas,” pungkasnya.

Sementara itu, calon Walikota Medan Bobby Afif Nasution yang hadir dalam Dialog ‘Geopolitik Global dan Visi Perjuangan Keumatan Dalam Konteks Politik Nasional’ berharap agar wabah virus Corona (Covid-19) bisa segera hilang dari Indonesia dan dunia.

Bobby berharap pemimpin di Kota Medan harus mengerti betul bagaimana menjalankan pemerintahan saat pandemi masih berlangsung, yakni diperlukan legitimasi yang kuat. Sehingga bisa melakukan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

“Luas wilayah dan jumlah penduduk Kota Medan itu nomor tiga di Indonesia, sehingga perlu legitimasi yang kuat dan bisa melakukan kolaborasi. Kolaborasi adalah kunci menjalankan pemerintahan yang baik, dan ini sering dianggap remeh, padahal kolaborasi adalah penting,” tegas Bobby.

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

, , , , , , , ,

Partaigelora.id – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menegaskan, fundamental perekonomian Indonesia selama ini belum kokoh dan krisis berlarut akibat pandemi Covid-19 membuatnya semakin terpuruk.

Karena itu wajar jika pemerintah saat ini terus mendorong untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, sektor ini terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama krisis ekonomi.

“UMKM itu melibatkan 3 hal, yakni Pasar, Negara dan Rakyat. Ketiganya tidak bisa dipisahkan melainkan harus adanya kolaborasi. Dan sektor ini mampu menyerap tenaga kerja cukup besar,” kata Fahri dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Hal itu disampaikan Fahri saat melaunching program YES (Yakin Entrepreneur Sukses) Preneur yang digagas Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Indonesia, Minggu (29/11/2020).

Dalam launcing ini juga digelar webinar tentang ‘UMKM Pondasi Ekonomi Kerakyatan’ dengan pembicara pakar kebijakakan publik Achmad Nur Hidayat, Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwicaksana, Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana dan Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Srie Wulandarie.

Fahri menegaskan, eksistensi UMKM tidak dapat diragukan lagi dalam perekonomian Indonesia, baik itu saat krisis maupun tidak ada krisis. Namun, keberadaan UMKM saat ini menghadapi banyak sekali permasalahan seperti terbatasnya modal kerja, sumber daya manusia yang rendah, dan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi.

“Pemerintah harus terus memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive),” kata Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini.

Pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat menyatakan, beberapa sektor UMKM saat ini terpukul oleh dampak pandemi Covid-19 seperti pariwisata. Namun, peluang usaha bisnis makan dan kesehatan justru berkembang pesat.

“Saya sangat mengapresiasi Launching YES ini sebagai gerakan sosial untuk kewirausahaan. Sehingga YES bisa menjadi pendamping bagi pelaku UKM dalam hal akses-akses informasi, akses modal , perijinan dan pemasaran,” kata Matnur, sapaan Achmad Nur Hidayat.

Matnur menilai, digitalisasi bukan satu-satunya solusi bagi UMKM untuk mendongkrak bisnis dan penjualannya. Karena digitalisasi tanpa efisiensi adalah bunuh diri, orang akan sering berpindah-pindah untuk mencari harga yang murah.

“hanya karena beda harga, orang lain akan pindah (membelinya,red), itu sama saja bunuh diri. Dan ini yang unik, digitalisai bukan satu-satunya solusi bagi UMKM,” katanya.

Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwicaksana berharap YES bisa segera kolaborasi untuk melakukan advokasi semua unsur dan elemen yang dibutuhkan agar UMKM bisa maju

“Salah satunya platform untuk YES sebagai platform UKM harus segera dibuat dan digunakan untuk kemajuan Bersama. UMKM memiliki potensi dan pasar yang besar,” kata Triwicaksana.

Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana menambahkan, agar program UMKM Partai Gelora yang disebut YES bisa segera dilakukan penetrasi atau pengen alan kepada masyarakat.

“YES bisa dengan cepat melakukan penetrasi kepada masyarakat dan tentu saja membuat UMKM lebih berdaya. YES dan Gelora bisa berkolaborasi juga untuk mendapatkan akses-akses yang membuat pelaku UMKM lebih maju,” kata Haris.

Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Srie Wulandarie mengatakan, program YES akan menjadi mentor bagi UMKM agar usahanya bisa meningkat.

“YES ini akan menjadikan UMKM Berdaya sehingga bisa membantu perekonomian negara dan neraca rumah tangga pada khususnya,” kata Srie Wulandarie.

Selain melaunching program YES, lanjut Wulandarie, juga menggelar Webinar Series ‘YES Akan Menjadi Motor Penggerak UMKM Gelora. Pada chapter 1 dimulai dari Jakarta dan Jawa Barat. Selanjutnya akan dilgelar di provinsi-provinsi lainnya dalam waktu dekat.

Anis Matta: Pemimpin yang Tepat Lanjutkan Pembangunan Tangsel Pasangan Benyamin-Pilar

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta berharap pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (Benyamin-Pilar) melanjutkan keberhasilan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmy Diany dalam membangun Tangsel selama 10 tahun terakhir.

Berkat tangan Airin bersama wakilnya Benyamin Davnie, Tangsel menjadi Smart City dan kota bertarap internasional. Sehingga untuk agar dapat melanjutkan tata kelola pembangunan Kota Tangsel selanjutnya , dibutuhkan kepemimpinan yang berpengalaman dan profesional

“Mudah-mudahan tanggal 9 Desember, kita akan mendapatkan pemimpin baru yang akan melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh Bu Airin. Maka kita memberikan dukungan kepada Pak Ben (Benyamin Davnie, red), Insyaa Allah untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh ibu Airin,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Minggu (29/11/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta saat melakukan Konsolidasi Pemenangan Benyamin-Pilar di Hotel Marilyn Serpong, Sabtu (28/11/2020)., yang dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Tangsel yang juga Walikota Tangsel Airin Rachmy Diany.

Anis Matta menyampaikan Kota Tangsel semenjak diresmikan pada 26 November 2008, dan dipimpin Airin Rachmy Diany memiliki tahap perencanaan pembangunan yang baik.

Anis Matta menilai Airin adalah pemimpin yang mempunyai karakter dan kejujuran dalam berpolitik. Selain itu, Airin juga dikenal sebagai pemimpin pelopor kebangkitan baru di Tangsel.

Karakter Airin dan Partai Gelora memiliki kesamaan, sehingga Partai Gelora memutuskan untuk mendukung secara penuh pasangan Ben-Pilar untuk melanjutkan capaian-capaian keberhasilan Airin dalam pembangunan Tangsel.

Keberhasilan Airin merupakan wujud bukti mewujudkan kebutuhan dasar masyarakat Tangsel dalam pemenuhan di bidang kesehatan, pendidikan serta infrastruktur.

“Kita semua menyaksikan 10 tahun ini Tangerang Selatan luar biasa sekali. Kalau pencapaian ini tidak dilanjutkan oleh Walikota yang mengerti ini semua tentu akan sayang sekali,” tegas Anis Matta.

Anis Matta menegaskan, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ikhsan adalah pemimpin yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan di Tangsel, dibandingkan yang lainnya.

Benyamin Davnie yang meerupakan petahana Wakil Walikota Tangsel ini, lanjutnya, juga dikenal sebagai seorang pemimpin yang mampu mempersatukan semua pihak, sehingga tagline yang diangkat pasangannya adalah ‘TangSel sebagai Rumah Kita Bersama’.

“Disintergasi merupakan ancaman sosial yang tengah mengancam eksistensi berbangsa dan bernegara kita saat ini. Kepemimpinan Pak Benyamin bisa mempersatukan kita semua, dan itu bisa kita lihat dari taglinenya menjadikan Tangsel sebagai rumah kita bersama. Maka saya kira Pak Ben bisa jadi faktor pemersatu Tangsel,” tandasnya .

Anis Matta menambahkan, sebagai daerah penyangga ibukota Jakarta, Pemerintah Kota Tangsel dibawah kepemimpinan Walikota Airin rachmy Diany dan Wakil Walikota Benyamin Davnie, mengusung konsep Smart City dalam pencanangan pembangunannya.

Karena itu dibutuhkan upaya dan komitmen yang kuat dalam membangun sebuah kota. Sebab, bukanlah pekerjaan hal yang mudah dalam membangun sebuah kota baru.

“Maka jangan salah pilih pemimpin pada 9 Desember nanti agar pembangunan yang telah dilakukan oleh Bu Airin bisa dilanjutkan. Insyaa Allah pasangan Binyamin Davnie-Pilar Saga Ikhsan memenangi Pilkada Tangsel,” ujarnyya.

Menurut Anis Matta, dalam membangun konsep Smart City, harus meliputi beberapa hal, diantaranya soal pertumbuhan ekonomi yang baik, memiliki infrastruktur yang terkonektifitas demi menunjang mobilitas masyarakatnya, serta lingkungan hidup dan jaminan kesehatan yang memadai, termasuk juga soal akses dan pendidikan yang cakap.

Tangsel telah memenuhi unsur-unsur Smart City yang mesti terpenuhi, yaitu Smart Government, Smart Economy, Smart Live, Smart Living, Smart People, dan Smart Mobility.

Di mana Smart City dapat membantu solusi kendala perkotaan dan memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat seperti pengurusan dokumen tidak lagi berlarut-larut dan memakan waktu panjang.

Dari segi kesehatan juga demikian, cukup menunjukan KTP, masyarakat Tangerang Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan. Infrastrukturnya juga sudah terkoneksi dan memudahkan mobilitas masyarakat. Terkait dengan pendidikan, di Kota Tangerang selatan sudah tidak lagi dipungut biaya.

“Masyarakat Tangsel butuh kepemimpinan yang dapat melanjutkan pembangunan demi masa depan yang lebih baik. Partai Gelora akan all out mendukung serta memenangkan pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, seorang pemimpin berpengalaman dan profesional,” pungkasnya.

Anis Matta Resmikan Kantor DPW Partai Gelora NTB Berkonsep Ruang Kolaborasi

, , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengatakan, misi Partai Gelora adalah ‘Menjadi Karpet yang Nyaman untuk Kontribusi Semua Elemen Bangsa’.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat peresmian Kantor DPW Gelora Nusa Tenggara Barat di Jl. Gunung Kerinci, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (24/11/2020) lalu.

“Yang unik, konsep kantor DPW yang diresmikan bukan seperti kantor partai politik pada umumnya, tapi menjadi semacam ruang kolaborasi. Lokasinya berada di merupakan kawasan ‘nongkrong’ yang dihuni kafe-kafe lainnya,” kata Anis Matta dalam keterangan, Jumat (27/11/2020).

Sebelumnya, beberapa kantor DPW dan DPD Partai Gelora juga dibangun dengan konsep menyatu dengan kafe, seperti DPW Lampung dan DPD Bekasi.

Bangunan satu lantai Kantor Partai Gelora DPW NTB, tidak hanya digunakan untuk kantor tapi juga digunakan sebagai ruang kelas Akademi Manusia Indonesia (AMI), area terbuka untuk co-working space dan dilayani sebuah kafe untuk para pengunjungnya.

Di area tengah, tersedia banyak ruang diskusi. Selain itu, ada ruang khusus pemroses kopi unggulan asal Nusa Tenggara Barat yang dipasarkan dengan merek Tuwa Kawa.

Lokasi ini mulai direnovasi mulai bulan Agustus 2020 oleh PT. Nusatenggara Beans Bagus (NBB) yang merupakan perusahaan pengolahan kopi asli NTB dan pengelola kafe.

“Kami menawarkan kesempatan untuk setiap pihak berkolaborasi. Sebelumnya disamping sudah ada Kins Coffe, kemudian Partai Gelora tertarik untuk bergabung dalam kolaborasi,” kata Agus Pramudiya mewakili NBB.

Hadir juga dalam acara peresmian Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah, para pimpinan DPN Partai Gelora, komunitas, tokoh masyarata dan calon kepala daerah di NTB yang didukung Partai Gelora.

“Filosofi kolaborasi Partai Gelora kami terjemahkan dalam tata-kantor yang mengedepankan konsep co-working space, disini ada kantor partai, kafe, kantor perusahaan, lembaga sosial dan lainnya. Siapa saja bisa bergabung disini, untuk bersama-sama membangun Indonesia. Bahkan kami bermimpi, kantor antar partai bisa dalam satu kompleks co-working space, sehingga dialog dan diskusi antar partai semakin intensif dalam upaya membangun kekuatan bangsa,” urai Lalu Fahrurrozi Ketua DPW Nusa Tenggara Barat.

Anis Matta dan rombongan DPN Partai Gelora melakukan rangkaian kegiatan di NTB selama tiga hari di Sumbawa dan Lombok. Pada Senin (23/11/2020), Anis Mattta meresmikan Pantai Gelora di Utan, Meno Sumbawa.

Ketua Umum Partai Gelora ini juga meresmikan kantor DPD Lombok Timur, serta bertemu dengan Bupati Lombok Timur dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muhajirin di Praya, Lombok Tengah. Rabu (25/11/202).

Dalam kesempatan ini Anis Matta dan Fahri Hamzah melakukan konsolidasi dengan pendukung salah satu paslon Pilkada Lombok Utara.

Saat ini Pengurus Partai Gelora telah terbentuk di 100% provinsi dan 99% pengurus DPD Kabupaten/ Kota. Sementara dari 7230 kecamatan sudah terbentuk DPC 4554 atau sekitar 63%. Diharapkan sampai April mendatang bisa menambah 2000-an lebih DPC

Anis Matta Berharap Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur’an

, , , ,

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia Anis Matta berharap para alumni santri pondok pesantren (Ponpes) kedepannya bisa menduduki jabatan strategis sebagai Panglima TNI dan Kapolri.

Panglima TNi dan Kapolri harusnya juga seorang Hafidz yang dapat menghafal Al-Qur’an, yang hingga kini belum pernah ada.

“Saya berharap ada Panglima TNI dari anak-anak pesantren, karena kita belum pernah melihat ada Panglima TNI yang sudah Hafidz atau kepala polisi (Kapolri, red) atau konglomerat juga Hafidz ,” kata Anis Matta dalam keterangannya , Kamis (26/11/2020).

Harapan itu disampaikan Anis Matta saat menyampaikan Orasi Kebangsaan dan bersilaturahmi ke Ponpes Darul Muhajirin, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, (24/11/2020.) petang.

Karena itu, Anis Matta pun berdoa agar Ponpes Darul Muhajirin bisa melahirkan para pemimpin-pemimpin Indonesia yang menjadi pelopor kebangkitan Islam dan Indonesia.

“Sesuai dengan namanya Darul Muhajirin, cerita-cerita mengenai pelopor kebangkitan Islam mengalir kepada para pendiri, pengajar dan santri-santri. Muudah-mudahan dari pesantren Ini , lahir para pemimpin-pemimpin Indonesia,” katanya.

Anis Matta mengatakan, kunjungan silahturahminya ke Ponpes Darul Muhajirin dalam rangka menyatukan seluruh kekuatan untuk mewujudkan kemajuan Indonesia, yakni melalui peta jalan baru Arah Baru Indonesia sebagai lima besar dunia.

“Kita perlu menyatukan seluruh kekuatan untuk mewujudkan kemajuan Indonesia,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Kamis (26/11/2020).

Menurut Anis Matta, Partai Gelora akan terus melakukan silahturahmi keberbagai lembaga, tokoh, ulama dan pihak lainnya untuk menebarkan semangat kebangkitan baru dan fokus untuk mencari peluang agar bangsa Indonesia bisa bangkit dari krisis pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami akan terus berkunjung kemana saja untuk menebarkan semangat kebangkitan baru yang fokus kepada peluang bukan tentang masalah di tengah krisis akibat Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Partai Gelora yang ia dirikan bersama sejumlah tokoh, lanjut Anis Matta, bukan sekedar sebagai partai politik biasa, tetapi lebih dari itu menjadi polopor gerakan kebangkitan baru Indonesia.

Kata gelombang dan rakyat dari nama Partai Gelora diharapkan menjadi energi dan pelaku sejarah dalan menerbarkan semangat perubahan. Karena itu, Anis Matta berharap supaya semua anak bangsa bisa berkontribusi dalam kemajuan Indonesia

“Kita mempunyai tugas untuk menyelesaikan persoalan krisis bangsa.Mudah-mudahan kita bisa berkontribusi untuk memajukan Indonesia, melahirkan pemimpin-pemimpin baru Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darul Muhajirin TGH. Humaidi Najamudin mengatakan, kunjungan silahturahmi Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dan rombongan menjadi kehormatan tersendiri bagi keluarga besar Darul Muhajirin.

“Kami keluarga besar Darul Muhajirin mengucapkan terimakasih atas kedatangan Ketua Umum Partai Gelora dan jajaran semoga pertemuan ini menghasilkan hal yang baik di dunia dan akhirat,” kata Humaidi.

Kunjungan silahturahmi Anis Matta dinilai bisa menjadi momentum bagi Ponpes Darul Muhajirin yang mengelola pendidikan dari jenjang MTs SMA, MA hingga Majelis Taklim yang tersebar di Lombok Tengah lebih maju lagi dalam memperluas dakwah keislaman.

“Momentum ini menjadi kesempatan Darul Muhajirin menguatkan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan dan politik keumatan.” tandasnya.

Dalam kunjungan silahturahmi ke Ponpes Darul Muhajirin ini, Anis Matta didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah, Bendahara Umum Achmad Rilyadi dan lain-lain.

Anis Matta dan rombogan disambut meriah para santri, pengurus yayasan dan jamaah Darul Muhajirin. Setiba di Darul Muhajirin, Anis Matta bersama rombongan langsung berziarah ke makam Pendiri Ponpes Darul Muhajirin Almagfurullahu TGH. M. Najamudin Makmun.

Anis Matta: Sudah Saatnya Indonesia Jadi Negara Kuat, Modern dan Tangguh

, , ,

Partaigeelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menegaskan, Indonesia sudah saatnya menjadi negara yang kuat, modern dan tangguh diantara kekuatan utama di dunia.

Partai Gelora akan fokus membawa Indonesia menjadi kekuatan lima besar dunia sejajar dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan China

“Kita fokus mencari peluang di tengah krisis saat ini, dengan menjadi Indonesia kekuatan utama di dunia, lima besar dunia . Cita-cita ini, sebagai takdir masa depan Indonesia, yang telah melalui dua gelombang sejarah, dan akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, modern dan tangguh,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Rabu (25/11/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Silahturahmi DPN dengan DPD Lombok Utara yang dihadiri calon bupati dan wakil bupati Lombok Utrra, Najmul Achyar-dan Suhardi di Lombok , Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (24/11/2020) .

Anis meyakini, dengan modal sejarah yang diukur dari geografi dan populasi, akan mampu menjadikan Indonesia sebagai kekuatan kelima dunia. Ia menilai Partai Gelora bukan hanya sekedar partai politik biasa, tapi partai pelopor kebangkitan baru Indonesia.

Dari segi nama , sebut Anis matta, kata ‘gelombang’ dipercayai dapat mewakili geografi tanah air Indonesia, yang dimana dua pertiganya adalah lautan.

Selama ini, masyarakat hanya terlibat menjadi pewaris peta politik lama yang biasanya membelah Indonesia dalam tiga kelompok massa yakni kanan, tengah dan kiri.

Kelompok kanan, sering menggunakan kata umat, dan kelompok tengah, sering menggunakan kata bangsa. sedangkan kelompok kiri sering menggunakan kata rakyat.

Sementara partainya, akan tetap menggunakan kata rakyat, tujuannya guna menjadikan seluruh rakyat Indonesia sebagai pelaku sejarah sendiri, sekaligus sebagai perawi bagi sejarahnya.

“Dalam kata rakyat, terkandung makna memelihara, cara merawat, mencintai dan bertanggung jawab, itu yang akan jadi takdir sejarah masa depan Indonesia,”sebutnya.

Anis Matta menginginkan, partai bentuknya itu akan menjadi pelopor kebangkitan baru Indonesia, sehingga kedepan, tugas Partai Gelora adalah, menyebarkan semangat energi kebangkitan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sebagaimana dulu masyarakat Indonesia, bisa melampaui tantangan penjajahan dalam merebut kemerdekaan dan menjelma menjadi bangsa baru yang kuat dimata dunia.

Semangat kebangkitan baru Indonesia, lanjutnya. merupakan takdir Partai Gelora yang dilahirkan di tengah krisis, dan mendapat tugas langit untuk menyelesaikan krisis yang sedang menimpa bangsa, terlebih di tengah pandemi dan krisis ekonomi.

Anis Matta mengungkapkan, ancaman masa depan terbesar bagi bangsa Indonesia sebenarnya adalah disintegrasi sosial yang telah mengakibatkan pembelahan dan perpecahan dikalangan masyarakat.

Karena itulah, Partai Gelora akan menjadi pelopor kebangkitan baru Indonesia dengan tetap menyebarkan energi kebangkitan kepada seluruh rakyat Indonesia dan menyatukan seluruh elemen bangsa.

“Partai Gelora, harus menjadi tempat bertemunya hal-hal yang tampak, mengingat tugas pertamanya adalah untuk menebarkan energi kebangkitan guna menyebarkan Islam dan nasionalisme, dua hal itu tidak boleh dipisah-pisahkan,” katanya.

Anis Matta menegaskan Partai Gelora telah mmbuat peta jalan (road map) Arah Baru Indonesia mencapai lima besar dunia, diantaranya melalui rajutan semangat kebangkitan dan persatuan menjadikan Indonesia sebagai rumah besar bersama.

“Setiap satu langkah besar harus dimulai dari langkah kecil, dan satu cita-cita besar harus dimulai dari satu langkah kecil. Karena bangunan besar adalah gabungan dari begitu banyak batu bata, sehingga langkah kecil itu adalah, dengan memperbanyak kemenangan-kemenangan kecil di setiap tempat,” katanya.

Kemenangan-kemenangan kecil itu, kata Anis, akan diperoleh antara dalam Pilkada Kabupaten Lombok Utara dengan kemenangan pasangan bupati dan wakil bupati Lombok Utara, Najmul Achyar-dan Suhardi, yang merupakan petahana.

“Pada 9 Desember, Insya Allah pasangan Najmul Achyar-Suhardi melanjutkan kepemimpinan di Lombok Utara. Ini kombinasi pasangan intelektual, religius dan kepemimpinan yang baik, Insya Allah menang. Partai Gelora siap kerja keras untuk memenangkan,” katanya.

Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah menambahkan, pasangan Najmul Achyar-Suhardi adalah pasangan yang sudah terbukti mensejahterahkan rakyat dan pemimpin yang berani membangun infrasktruktur secara masif.

“Beliau ini (Najmul Achyar, red) adalah seorang pemimpin yang selalu terlibat dalam krisis, dan berhasil keluar dari krisis, karena rajin turun ke lapangan. Saya yakin tidak ada halangan, beliau terpilih lagi. Sehinggga pembangunan infrastruktur masif bisa kembali dilanjutkan,” kata Fahri Hamzah.

Calon Bupati Lombok Utara Najmul Achyar mengatakan, kehadiran Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta di Lombok Utara menambah dukungan energi bagi dirinya dan pasangan menjelang pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember.

“Saya meyakini kehadiran Pak Anis Matta menambah energi juang kita menjelang injury time,” kata Najmul.

Selain menghadiri Silahturahmi dengan DPD Lombok Utara, Anis Matta yang didampingi Bendahara Umum Achmad Rilyadi juga meresmikan kantor DPD Lombok Timur. Sehari sebelumnya, Anis Matta meresmikan soft opening Partai Gelora, Meno, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Anis Matta Resmikan Pantai Gelora, Tempat untuk Mengekspresikan Mimpi-mimpi Besar

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta meresmikan pembukaan (soft opening) Partai Gelora, Meno.Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai kawasan wisata baru dengan konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar pada Senin (23/11/2020).

Pantai Gelora juga akan menjadi tempat kolaborasi bagi semua orang untuk mengekspresikan mimpi-mimpinya yang akan membawa kemajuan Sumbawa, NTB dan Indonesia.

“Pantai Gelora ini dulunya kotor tak terurus, sekarang jadi bersih dan menarik masyarakat, karena ada perubahan dan mimpi-mimpi besar. Nah, Gelora memposisikan pula sebagai partai yang hadir membawa perubahan dan meraih mimpi-mimpi Indonesia di masa depan,” kata Anis Matta dalam keteranganya, Selasa (24/11/2020).

Anis Matta mengatakan, pengembangan Pantai Gelora sebagai tempat bercengkerama dan bergembira ini merupakan ide dari Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora. Sebab, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, yang diperlukan adalah menemukan peluang di tengah krisis.

“Kita sedang hidup di tengah krisis, kita fokus menemukan peluang seperti kata Pak Fahri Hamzah mengubah wajah pantai ini menjadi tempat bercengkerama dan tempat bergembira, begitu juga jika ingin mengubah Indonesia,” katanya.

Menurut Anis Matta, dua pertiga wilayah Indonesia berupa lautan, sehingga luas wilayah Laut Indonesia masuk tiga besar dunia bersama Laut Mediterania dan Karibia.

“Jika bicara laut dunia, kita hanya bicara tiga tempat wisata, yakni laut Mediterania , Laut Karibia dan Laut indonesia. Luas Laut Indonesia adalah luas Laut Mediterania yang dinikmati banyak negara, tapi kita Indonesia sendirian. Karena itu, kita perlu mempertahankan kegembiraan kita di tengah krisis ini,” katanya.

Anis Matta menegaskan, untuk mengubah Indonesia saat ini diperlukan energi yang positif seperti cita-cita Partai Gelora menjadikan Indonesia lima besar dunia. .

“Kita coba dari titik kecil dari Kabupaten Sumbawa untuk menyebarkan energi perubahan itu. Kita tidur dengan mimpi besar, mimpi indah dan kita bangun dengan proposal baru mengubah wajah Sumbawa, mengubah wajah NTB dan Wajah Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menambahkan, ide untuk membersihkan pantai di Meno ini , karena terlihat kotor dan penuh tumpukan sampah . sehingga perlu dikembalikan ke kondisi alam seperti dahulu.

“Waktu saya kecil, semua pantai masih bersih, mnum air di sungai tidak ada kotoran dan cuaca yang bersih. Sekarang terlalu banyak sampah, saya mengajak Pramuka dan masyarakat di dusun untuk membersihkan. Dan kita percantik, ternyata pantai ini benar-benar cantik dan indah,” kata Fahri.

Fahri mengungkapkan, untuk menikmati keindahan Pantai Gelora, masyarakat tidak perlu membayar dan siapa saja boleh memasuki pantai tersebut. Sehingga lama kelamaan Pantai Gelora menjadi ramai, dan banyak disinggahi masyarakat Sumbawa maupun dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita namakan Pantai Gelora, karena pantai ini menjadi tempat kolaborasi ide-ide dan tempat bagi semua orang mengekspresikan mimpinya,” kata Fahri.

Pantai Gelora, lanjut Fahri, memiliki gelombang yang indah dikelilingi gunung-gunung seperti ide pendirian dan lahirnya Partai Gelora.

“Partai Gelora juga mengingatkan kita kepada Bung Karno yang mengembangkan kawasan Gelora, Senayan. Bung Karno menyukai kosakata Gelora, semangatnya Gelora. Jadilah tempat ini menjadi Pantai Gelora,” tegas Fahri.

Fahri menjelaskan, Pantai Gelora akan dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner, selain daya tarik budaya Sumbawanya. Rencananya akan dibangun hotel dan resort dalam waktu dekat untuk pengembangan kawasan wisata Pantai Gelora.

“Sudah ada teman yang menghubungi saya untuk ikut mengembangkan kawasan Pantai Gelora yang akan membangun hotel dan resort. Tapi sesunguhnya pantai ini tidak saja terbuka untuk investor tapi juga untuk rakyat. Orang mau jual kopi, lemang atau lainnya, silahkan, kita buat pantai ini jadi kawasan wisata kuliner,” katanya.

Soft opening Pantai Gelora dilakukan Anis Matta pada siang dan malamnya dilakukan pesta rakyat, dimana masyarakat Sumbawa menyumbangkan hasil laut mereka untuk dinikmati bersama-sama.

Sebagai penanda pembukaan Pantai Gelora tersebut, dilakukan upacara adat membalikkan nasi tumpeng yang terkenal di Sumbawa.

Acara ini dihadiri Plt Bupati Sumbawa Pjs Zainal Abidin MS, calon bupati dan wakil bupati Sumbawa Nurdin Ranggabarani dan H Burhanuddin Jafar Salam (Nur-Salam), Bendahara Umum Partai Gelora Achmad Rilyadi, para ketua bidang dan lain-lain.

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

X