Category: Kegiatan

Dubes Tantowi Yahya Beberkan Cara Selandia Baru Maju Dalam Industri Kreatif

, , , , ,

Partaigelora.id – Dubes Indonesia untuk Selandia Baru (New Zealand) Tantowi Yahya membeberkan cara Selandia Baru dalam mengelola industri kreatifnya maju pesat. Sehingga negara tersebut mendapatkan julukan sebagai ‘Hollywood kedua’ setelah Amerika Serikat.

“Tidak ada yang tahu, kalau Selandia Baru itu menyandarkan ekonominya pada industri kreatif,” kata Tantowi saat menjadi narasumber dalam webinar ‘Scale Up Industri Kreatif’ yang diselenggarakan YES Preneur Bidang UMKM Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Menurut Tantowi, perekonomian Selandia memang tidak hanya ditopang sektor industri kreatif saja. Tapi juga sektor pertanian dan peternakan, serta pariwisata yang memberikan kontribusi paling besar bagi perekonomian Selandia Baru.

“Namun industri kreatif ini, semakin lama memberikan kontribusi semakin besar pada perekonomian Selandia baru,” katanya.

Dubes Tantowi Yahya mengungkapkan, film-film box office Hollywood seperti Lord of The Ring, The Hobbit, Iron Man, Tin Tin dan lain-lain diproduksi di Selandia Baru.

“Film tersebut adalah produksi Selandia baru. Jadi di Wellington itu ada pusat perfilman, dan selama 10 tahun terakhir disebut Hollywood terbesar kedua di luar Amerika,” jelasnya.

Studio-studio di Selandia Baru, selain memproduksi film-film box office, juga memproduksi film kolosal, serta menjadi gudang post production pembuatan animasi dan efek-efek film tingkat tinggi. Post production atau pascaproduksi, adalah salah satu tahap dari proses pembuatan film.

“Industri kreatif telah menghasilkan ratusan juta dollar bagi perekomomian negeri kecil ini,” katanya.

Selandia Baru diketahui menjadi yang terbaik dalam industri kreatif ini, karena menjalin aliansi global dengan banyak negara. Mereka menarik sumber daya manusia dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia untuk didik dijadikan tulang punggung (backbone) di Selandia Baru.

“Banyak orang Indonesia yang bekerja di sini. Anak-anak muda kita menjadi tenaga andalan untuk membuat film box office. Jadi kalau nonton film Hollywood sepertii Iron Man, The Hobbit ada sentuhan tangan anak-anak Indonesia. Bayarannya mahal,” papar Tantowi.

Selandia Baru juga menjalin aliansi global dengan Hongkong dan China dalam memproduksi film kolosal legenda kerajaan China ratusan tahun lalu.

“Film tersebut tidak hanya sukses di Hongkong dan China saja, tapi juga di seluruh dunia. Aliansi-aliansi ini, kata kunci dari survival industri kreatif,” tegas Dubes Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta. Ia menekankan perlunya kolaborasi untuk memajukan industri kreatif, sehinga menjadi backbone atau tulang punggung ekonomi nasional.

“Industri film misalnya bisa berkolaborasi dengan Neflix atau Disney. Lalu, musik kolaborasi dengan musisi-musisi global untuk mendukung pengembangan pariwisata , misalnya,” kata Anis Matta.

Aliansi global, menurutnya, diperlukan untuk meningkatkan kualitas industri kreatif di tanah air. Jepang dan Korea, kata Anis, telah menjadikan industri kreatif sebagai penumpang ekonomi makronya, selain teknologi.

“Industri kreatif di Jepang dan Korea, apakah mereka bisa berkembang sendiri, tentu tidak. Ada campur tangan dari Amerika yang menjadikan sekutu mereka di kawasan Asia Pasific, bersama Taiwan. Sehingga ada investasi, transfer teknologi dan market,” katanya.

Nah, Indonesia sebagai pemimpin ASEAN dan kekuatan utama di dunia Islam bisa melakukan aliansi global baik dengan Amerika Serikat maupun China, yang saat ini menjadi kekuatan global selain Rusia.

“Tapi kita belum pandai menempatkan diri seperti Jepang dan Korea. Amerika dan China itu butuh Indonesia, sehingga butuh kelincahan dalam politik agar tidak menjadi outsider,” katanya.

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia menegaskan, jika Indonesia masuk dalam aliansi global tersebut, dan menjadi pemain global. Maka dalam skala makronya bisa menjadikan industri kreatif sebagai tulang punggung perekonomiam.

“Baru setelah itu skala mikronya. Kita bisa men-scale up (berkembang menjadi perusahaan besar, red) industri kreatif ini lebih cepat tumbuh dengan dikasih infrastuktur, finance, edukasi dan market,” pungkasnya.

Anis Matta: Industri Kreatif Harus Menjadi Backbone Ekonomi Indonesia

, , , , , , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia akan menjadikan industri kreatif sebagai agenda strategis dalam mengkampanyekan kebijakan publik kepada pemerintah.

Sebab, industri kreatif akan menjadi backbone (tulang punggung), mesin pertumbuhan baru ekonomi nasional ke depannya.

“Industri kreatif ini tantangan kita ke depannya, karena akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Partai Gelora akan menjadikannya sebagai agenda strategis dalam orientasi utama kebijakan publik,” kata Anis Matta saat menjadi keynote speaker dalam webinar ‘Scale Up Industri Kreatif’ yang diselenggarakan YES Preneur Bidang UMKM Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Menurut Anis Matta, untuk men-scale up industri kreatif agar bisa tumbuh berkembang menjadi perusahaan besar diperlukan empat faktor pendukung. Yakni dukungan infrastruktur, finance (keuangan), edukasi (pendidikan) dan market (pasar).

Soal infrastruktur misalnya, pemerintah bisa mengembangkan industri kreatif dengan menyiapkan lahan, serta sarana dan prasananya di masing-masing kota sesuai dengan profesi yang ada.

“Kalau soal finanansial, perlu adanya political will dari pemerintah untuk mendorong pelaku industri kreatif mendapatkan permodalan dari perbankan, yang selama ini sulit mereka dapatkan,” ujarnya.

Sedangkan edukasi diperlukan, karena sebagian besar pelaku industri kreatif ini belajar secara otodidak, tidak didukung pendidikan akademis.

“Kita ini orang-orang berbakat, tetapi tidak teredukasi dengan baik pada bidang itu, sehingga susah untuk mencapai maksimun. Perlu ada sisi akademiknya, dan tidak hanya belajar secara otodidak saja,” katanya.

Sementara soal market, pelaku industri kreatif di tanah air masih kurang kreatif dalam memanfatkan pasar domestik maupun internasional, sehingga kalah bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, industri kreatif selama ini tidak dibangun, sehingga ketika pandemi Covid-19 terjadi berdampak bagi perekonomian nasional dan masyarakat.

“Kita terlalu terlena dalam membangun industri kreatif, Begitu ada pandemi, dampaknya semua turun. Waktu ada bom Bali I dan II tidak seperti sekarang. Belajar dari pandemi ini, saya mengajak untuk membangun industri kreatif lebih berkualitas dan memiliki value,” kata Sandiaga.

Menparekraf berharap pelaku industri kreatif memiliki tekat kuat dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan usahanya. Sebab, kegagalan dan kesuksesan dalam berbisnis adalah biasa yang terjadi.

“Kita harus kolaborasi atau bergotong royong. Banyak talenta-talenta terbaik dalam bidang enterpreneur, yang leadershipnya bisa dimanafaatkan. YES Preneur, saya kira bisa menjadi solusi masyarakat menghadapi kesulitan dan menuju kesuksesan,” katanya.

Duta Besar Indonesia untuk New Zealand Tantowi Yahya menyatakan siap untuk menfasilitasi para pelaku industri kreatif Indonesia bisa menembus pasar di Selandia baru.

“Kita akan dukung pelaku industri kreatif YES Preneur masuk Selandia Baru,” kata Tantowi.

Industri kreatif seperti pariwisata, perfileman dan kuliner di Selandia Baru, kata Tantowi, saat ini berkembang pesat meski ada pandemi Covid-19.

“Ketika saya baru jadi dubes, kuliner dari Indonesia baru ada enam, sekarang sudah ada 12 restoran. Restoran Indonesia tumbuh di Selandia Baru,” katanya.

Tantowi menilai perhatian pemerintah terhadap industri kreatif bisa menjadi momentum saat pandemi ini, sehingga harus bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan industri kreatif.

“Menterinya muda mendukung industri kreatif, ini bisa menjadi momentum. Adanya perhatian pemerintah sekarang bisa dimanfaatkan untuk bergerak cepat di bidang ekonomi kreatif,” kata Dubes Indonesia untuk Selandia baru ini.

Coach Wulan (Srie Wulandari) menambahkan, Anggota YES Preneur pada prinsipnya memiliki kemampuan sebagai pelaku industri kreatif, dan mau terus belajar untuk meningkatkan kapasitas sehingga bisa menciptakan pasar tersendiri.

“YES Preneur, ini wadah para penggiat industri kreatif dan kita akan memadukan agar produk-produk yang dihasilkan mempunyai daya jual yang bagus di pasar lokal dan internasional,” kata Ketua Bidang UMKM DPN Partai Gelora Indonesia ini.

Webinar SCale UP dengan tema ‘Menggerakkan Sektor Ekonomi Indonesia ini juga menghadirkan narasumber lainnya, yakni owner Glory Tech Alkaline Water Treatment Syarifuddin, Founder D’Kapster Yopi Perdana.

Kemudian owner Madu Odengku Dedi Purwanto, CEO PT Zahir Internasional M Ismail, owner Phitakoe Homecraf Indah Dwi Wahyuni, owner Songket & Tenun Ikat Ratu Intan Buleang IIn Mutmainah, serta owner Anas Book Organizer Photo Ahmad Nasrul.

Dukung Kreasi Milenial, Partai Gelora Gelar Malam Anugerah Lomba Video Destinasi Wisata

, , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menggelar Malam Anugerah Video Destinasi Wisata pada Sabtu (13/3/2021) di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) secara sederhana.

Malam anugerah ini digelar dalam rangka memberikan penghargaan lomba video pendek bertema ‘Gelorakan Destinasi Wisata Sulawesi Tengah’ yang diselenggarakan DPW Partai Gelora Sulteng.

Ketua Bidang Seni Budaya DPN Partai Gelora Indonesia Deddy Mizwar mengapresiasi program lomba video pendek tentang destinasi wisata yang dibuat DPW Partai Gelora Sulteng.

Diharapkan daerah-daerah lain bisa mengikuti jejak DPW Sulteng untuk mengangkat potensi di wilayahnya masing-masing melalui video pendek.

“ini langkah maju dalam melahirkan insan-insan contet creator khsusnya dalam video-viseo film pendek, dari daerah kita lahirkan insan-insan perfilman,” kata Deddy Mizwar dalam keterangannya, Senin (15/3/2020).

Ketua DPW Partai Gelora Sulteng Zainuddin Tambuala menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung suksesnya acara ini, terutama para peserta.

“Partai ini harus menjadi terdepandalam menggali potensi bakat dan minat anak-anak milenial, serta mendorong majunya pariwisata daerah,” kata Zainuddin.

Menurut dia, anak-anak muda ini bisa menjadi pelaku promosi destinasi wisata, sebagai bentuk kontribusi mereka dalam membangun daerahnya.

“Saya berharap juga agar cita cita Partai Gelora menjadikan Indonesia lima besar dunia didukung anak anak muda milenial yang kreatif dan mampu bersaing dengan bangsa lain,” kata Ketua DPW Sulteng ini.

Lomba ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari peserta yang berasal dari kalangan milenial. Mereka salut atas dukungan Partai Gelora terhadap kreatifitas para milenial yang kurang mendapatkan, terutama yang menyangkut pembuatan video konten.

Dari tujuh kelompok peserta, kemudian terseleksi menjadi lima besar, dan dilanjutkan dengan penilaian berikutnya untuk mendapatkan juara pertama sampai dengan harapan dua.

Peserta dari Kabupaten Poso tampil sebagai juara pertama lomba ini, dengan menggunakan background Bahasa Inggris dalam suara video pendeknya. Mereka beranggotakan Yosua Aditya Dwi Ariefka Putra, Jeane Prisilia Pombaela, Chandra Manuel Lampuh dan Daniel Lodry.

Juara dua juga diraih peserta dari Kabupaten Poso dengan beranggotakan Putra Pasese, Andini Yomba dan Etgard kalengke.

Sedangkan juara tiga diraih peserta dari Kabupaten Sigi, yang beranggotakan Ikram Prasetya Repadjori, Arwan johari Mandagi, Ramdan, Arfai dan Muhammad Subran.

Yosua Aditya Dwi Ariefka Putra mewakli para peserta memberikan apresiasi kepada Partai Gelora yang telah memberikan panggung kepada mereka untuk berkreasi dalam menyalurkan bakat dan minat.

“Balu kali ini ada partai yang memberikan kami panggung untuk menyampaikan kreasi kontent video destinasi wisata, terima kasi pertai gelora,” kata Yosua.

Konsumsi Bubble Tea tak Dianjurkan Saat Pandemi, Bisa Picu Komorbid Kematian Covid-19

, , , ,

Partaigelorai.id – Praktisi kesehatan tidak menganjurkan masyarakat mengkonsumsi bubble tea secara berlebihan saat pandemi Covid-19 karena bisa memicu komorbid, penyakit penyerta kematian akibat terpapar virus Corona

Bubble tea yang berisi boba atau bola-bola tapioka ini tidak hanya menyebabkan karies gigi atau gigi berlubang, tapi juga menyebabkan resiko terkena penyakit jantung akut dan diabetes mellitus.

Sebab, dampak dari mengkonsumsi minuman boba ini, kadar kalori dan gula di dalam tubuh akan meningkat secara drastis, yang merupakan efek tidak baik bagi jantung

Host Metro l-Care di Metro TV, drg. Stephanie Cecillia Munthe, M.IKom dalam acara ‘Ngrumpi Gelora’ yang diselenggarakan Bidang Perempuan DPN Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Jumat (11/3/2021) mengatakan, masyarakat perlu diberikan edukasi terutama ibu-ibu dan anak-anak

“Seharusnya kita lebih aware (sadar, red) mengenai bahaya boba bagi kesehatan, terutama untuk anak-anak. Sebagai praktisi kesehatan, kita kasih tahu resikonya konsumsi boba, jangan terlalu sering-sering,” kata Stephanie.

Stephanie menilai bubble tea sebagian besar menggunakan bahan sukrosa atau gula sintetis sebagai pemanisnya, dan tidak baik bagi kesehatan.

Disamping itu, satu gelas bubble tea diperkirakan mengandung 50 mg gula, padahal jumlah tersebut adalah total kebutuhan gula yang diperlukan tubuh.

“Kebutuhan gula di dalam tubuh kita itu 50 mg, itu sudah dipenuhi oleh boba, padahal glukosa juga terdapat pada makanan-makanan yang kita konsumsi. Bisa kita bayangkan, kalau kita minum boba bisa sampai 3,4 atau 5 gelas dalam sehari, bisa terjadi peningkatan gula dalam tubuh kita,” katanya.

Mantan None Jakarta 2017 ini menilai meminum bubble tea sekarang sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle masyarakat Indonesia, terutama remaja dan anak-anak. Karena kemudahan untuk mendapatkan, baik didapat dari gerai-gerai online dan offline.

“Teknologi sekarang memudahkan untuk mendapatkan boba, banyak promo beli satu gratis saja dan harganya murah, dengan uang Rp 10 ribu sudah dapat. Apalagi anak-anak, sekolahnya online, kalau bosan ya jajanannya boba. Boba sudah jadi lifestyle,” katanya.

Lifestyle tersebut, lanjutnya, ternyata menimbulkan permasalahan tersendiri pada saat pandemi Covid-19 saat ini, yakni munculnya peningkatan penyakit diabetes.

“Kalau terus-terusan konsumsi boba bisa picu diabetes. Sampai sekarang menjadi permaslahan juga pada saat pandemi menjadi komorbid, penyakIt penyerta kematian pada Covid-19. Itu dimulai rdari lifestyle sepele dari minum boba,” tandas Stephan

Stephanie menambahkan, boba juga mempercepat karies gigi pada anak-anak. Jika tidak dibersihkan akan menyebabkan gigi berlubang di sana-sini. Boba memicu peningkatan bakteri patogen di rongga mulut yang mempercepat gigi berlubang.

“Paling tidak 6 bulan sekali ke dokter gigi, dibersihkan karang-karangnya. Boba meningkatkan bakteri patogen dan membuat gigi kita cepat berlubang. Resiko gigi berlubang semakin besar, kalau kita sering minum boba,” katanya.

Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia Ratih Sanggarwati mengaku gembira banyaknya pelaku UMKM yang menjual minuman bubble tea dengan berbagai varian. Hal ini tentu saja menunjukkan ekonomi masyarakat tumbuh.

“Namun, disisi lain ada dampak negatif yang tidak boleh diabaikan oleh kaum perempuan, tetap kita harus menyikapi secara bijaksana,” kata Ratih

Ratih menegaskan, minuman bubble tea ternyata tidak hanya digemari oleh anak-anak saja, tetapi juga para orang tuanya. Padahal orang tua seharusnya yang memberikan edukasi kepada anak-anaknya agar tidak sering mengkonsumsi bubble tea, tidak baik untuk kesehatan gigi dan lainnya.

“Boba ini tidak hanya ‘digandrungi’ anak-anak, tapi juga para orang tua. Berdasarkan data grab food pada 2019 saja terjadi peningkatan 8.500 persen merk bubble tea yang ada dibandingkan tahun 2018. Ini tentunya hal positif yang menggemberikan, tapi tetap ada dampak negatif yang perlu diwaspadai,” pungkas Ratih.

Gelar Rakorwil, DPW Gelora Sulsel Bahas Pematangan Strategi Politik dan Rekrutmen Bacaleg

, , , , ,

Partaigelora.id – DPW Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rakorwil pada Minggu (7/3/2021), dengan agenda pematangkan strategi politik partai ke depan dan membahas perekrutan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk Pemilu 2024 mendatang.

Rakorwil ini dihadiri Fungsionaris DPW dan Pimpinan DPD se-Sulsel, serta Ketua Pengembangan Teritori (Bangter) V Ahmad Faradis. Juga dihadiri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Walikota Makassar Danny Pomanto dan Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi

“Rakorwil ini kita adakan salah satunya mematangkan strategi untuk terus memperbaiki progress kita,” kata Ketua DPW Partai Gelora Sulsel Syamsari Kitta dalam arahannya di Hotel Grand Claro, Makassar, Sulsel

Menurut dia, rekrutmen Bacaleg mulai dibuka usai penutupan Rakorwil hingga April 2021 untuk semua level dari DPR RI, DPRD Provinisi dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Kita sudah punya komposisi Bacaleg minimal 30% dari kuota caleg per dapil di semua level. Satu kursi per dapil, Insya Allah kita amankan sampai akhir tahun ini,” katanya.

Ketua Bangter V Ahmad Faradis mengatakan, Sulsel dan Kota Makassar adalah salah satu barometer politik nasional di wilayah Indonesia Timur. Sehingga kemenangan dari Sulsel dalam Pemilu 2024 sangat penting

“Kemenangan disini, akan memberikan sumbangsih penting bagi kemenangan politik nasional. Alhamdulillah, Plt Gubernur Sulsel dan Walikota-Wakil Walikota Makassar keduanya teman Partai Gelora,” kata Faradis.

Sedangkan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berharap agar Partai Gelora bisa mencetak pemimpin-pemimpin baru yang dapat membawa kemajuan.

Karena itu Partai Gelora, lanjutnya, harus memiliki kepemimpinan yang handal dalam menghadirkan kader-kader yang bisa menatap tantangan dengan kemajuan teknologi. Ia yakin Partai Gelora akan menjadi rising star di Sulsel

“Saya yakin Partai Gelora akan menjadi rising star di Sulawesi Selatan di Indonesia pada umumnya. Militansi kader itu penting tapi pucuk pimpinan sebagai leadership sangat dibutuhkan, karena biar kadernya kuat kalau tidak dipersatukan dengan leadership akan berbahaya juga,” ungkapnya.

Sementara itu Fatmawati Rusdi, Wakil Walikota Makassar menegaskan, Partai Gelora adalah bagian keluarga besar yang telah menemani Danny-Fatma, sejak kampanye hingga kini bersama terus mengawal pemerintahan Kota Makassar.

“Partai Gelora adalah keluarga besar kami, jadi momentumnya tidak hanya mengantarkan kami sampai Balaikota tapi juga mengawal pemerintahan Kota Makassar supaya lebih baik ke depannya,” kata Fatmawati.

Sebagaimana diketahui bahwa partai Gelora adalah salah satu pendukung pasangan Danny-Fatma pada Pilwali Makassar 2020 lalu.

Ketua DPW Partai Gelora Sulsel Syamsari Kitta menambahkan, kehadiran para tokoh ini, menjadi momentum bagi seluruh kader untuk belajar dan menimba pengalaman dari para tokoh tersebut dalam menjalankan pemerintahan, mengingat Partai Gelora sebagai partai politik menjadi bagian dari kemajuan daerah bersama dengan para pimpinan daerah.

“Jadi kesempatan hari ini kita tidak hanya datang untuk rapat, tapi sekaligus untuk menimba ilmu dari tokoh-tokoh yang telah berhasil,” tegas Syamsari Kitta.

Partai Gelora Sulsel saat ini disokong beberapa tokoh di Sulsel, Ketua DPW sendiri Syamsari Kitta merupakan Bupati Takalar. Lalu ada nama Mudzakkir Ali Djamil (Makassar), Budi Sadda (Palopo).

Kemudian Amru Saher (Mantan Wakil Bupati Luwu), Andi Abdullah Rahim (Luwu Utara), Asriady Samad (Parepare). Jussalim Sammak (mantan Komisioner KPU Takalar), Dirham (mantan Fungsionaris Golkar Kabupaten Gowa)

Peringati Hari Perempuan Sedunia, Partai Gelora Launching ‘Ngrumpi Gelora’

, , , ,

Partaigelora.id – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan se-Dunia yang jatuh pada Senin, 8 Maret 2021 ini, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia melaunching kegiatan ‘Ngrumpi Gelora’ yang memiliki kepanjangan ‘Ruang untuk Maju Perempuan Indonesia Partai Gelora’.

“Launching ‘Ngrumpi Gelora’ ini diselenggarakan dalam rangka hari perempuan sedunia pada 8 Maret. Saya berharap dapat menjadi ruang bagi perempuan Indnesia bisa maju cerdas dan berdaya bersama-sama,” kata Ratih dalam keterangannya, Senin (8/3/2021).

Karena itu, para perempuan Indonesia diharapkan senantiasa belajar dan mengembangkan diri, serta berdiskusi tema-tema perempuan dan anak.

“Ngrumpi Gelora ini akan kita selenggarakan seminggu sekali setiap Hari Jumat sore,” ujarnya.

Para perempuan, lanjutnya, harus memaksimalkan perannya sebagai istri, ibu dan bagian masyarakat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi para perempuan, termasuk mencegah adanya pernikahan dini yang masih marah di Indonesia.

“Tema acara saat ini menggelitik, pernikahan usia dini merupakan isu penting perempuan Indonesia. Sebab, kasus pernikahan dini makin memprihatinkan,” ujarnya.

Berdasarkan data Unicef, angka pernikahan dini di Indonesia tertinggi ketujuh di dunia yang menikah sebelum usia 18 tahun. Ha ini dipicu berbagai faktor antara lain faktor pendidikan, ekonomi dan tradisi.

“Pernikahan dini itu berdampak pada kematian ibu dan bayi, kesehatan anak baik fisik maupun mental, menciptakan kekerasan dalam rumah tangga. Jadi pernikahan dini itu, dampak negatifnya lebih banyak daripada positif,” katanya.

Ratih berharap perempuan Partai Gelora dapat mengedukasi masyarakat sekitar mereka untuk mencegah adanya pernikahan dini.

“Saya berharap acara ini membuka mata kita tentang pernikahan dini, dampak negatinya yang dtimbulkan sangat banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Prof Dr Hamka Sarah Handayani mengatakan, pernikahan dini bertentangan dengan UU No.16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, bahwa syarat minimal minikah usia 19 tahun.

“Kasus perkawinan dini mencuat kembali karena ada even organizer, Aisha Wedding yang menfasilitasi perkawinan usia 12 tahun dan juga ditemukan kasus di NTB adanya 6 siswa SMP menikah usia dini saat pandemi Covid-19,” kata Sarah.

Dalam kasus pernikahan dini di Nusa Tenggara Barat (NTB), kata Sarah, sungguh memprihatinkan akibat penyalagunaan sekolah daring selama pandemi Covid-19 ini, yang meniadakan sementara sekolah tatap muka.

“Berdasarkan laporan BKKBN, 6 anak SMP yang melakukan pernikahan dini berawal dari sekolah daring, yang dilakuka akibat tiak ada pembelajaran tatap muka. Pernikahan ini dipicu oleh aktivitas chatting yang dilakukan pelajar selama sekolah daring,” ungkap Sarah.

Sarah menjelaskan, angka pernikahan dini terjadi di Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Pernikahan dini banyak terjadi pada anak-anak perempuan, termasuk yang terjadi di Sulawesi Selatan baru-baru ini,” katanya.

Mereka yang rentan pernikahan dini, katanya, adalah anak perempuan, anak yang tnggal di keluarga miskin, anak yang tinggal di pedesaan, anak yang miliki pendiikan rendah dan pekerja perempuan di bawah 18 tahun yang bekerja di sektor informal.

Namun, Sarah memastikan bahwa kemiskinan bukan satu-satunya faktor pendorong terjadinya pernikahan dini. Sebab, jika dihubungkan dengan penduduk miskin di provinsi-provinsi, ditemukan kasus di provinsi yang penduduknya miskin tinggi dan rendah.

“Tapi kalau kesejahteraannya rendah justru berpeluang besar melakuan pernikahan dini, sementtara dari kesejateraan tinggi memiliki prelevansi terendah melakukan pernikahan sebelum berusaia 18 tahun,” pungkasnya.

Partai Gelora Inhil Siap Berkolaborasi Membangun Negeri Hamparan Kelapa Dunia

, , , , ,

Partaigelora.id – DPD Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau bersilaturahim dengan Bupati Inhil HM Wardan di kantor Bupati Inhil.

Rinal dan rombongan disambut hangat Bupati, HM Wardan, didampingi Kepala Bagian Kesbangpol Kabupaten Inhil Azwir.

Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Inhil Rinal Abdullah menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut untuk menyambung narasi dan ide untuk kegemilangan Indragiri Hilir.

“Silaturahim yang berlanjut komunikasi dan diskusi dalam satu meja tersebut untuk menyambung pikiran, ide, gagasan dan narasi untuk kegemilangan Indragiri Hilir yang lebih religius, lebih maju dan lebih makmur sejahtera di masa akan datang,” ucap Rinal belum lama ini

Partai Gelora Inhil, lanjutnya, mendukung penuh program-program Bupati HM Wardan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Inhil.

“Kerja dan program yang dibangun oleh bapak Bupati terarah dan terukur baik untuk masyarakat, sehingga lebih sejahtera dan lebih berdaya dalam mengolah potensi komoditi sumber daya alam,” katanya.

Komoditi yang dimaksud adalah kelapa Inhil yang merupakan komoditi unggulan dan sudah mendunia. Komoditi lainnya adalah sawit, pinang, padi dan bakau.

“Untuk hutan bakau yang masih belum tergali potensinya secara maksimal,” ucap Rinal.

Untuk diketahui, Bupati HM Wardan memiliki salah satu dan misi besar, yakni menjadikan Inhil sebagai ‘Hamparan Kelapa Dunia’ sejak periode pertama menjabat.

Inhil memiliki lahan kelapa seluas 500.000 ha, lahan terbesar di dunia. Untuk meningkatkan potensi komoditi kelapa ini, Pemerintah Kabupaten Inhil telah membuka keran ekspor komoditi kelapa ke berbagai belahan negara di dunia.

Komoditi kelapa yang diekspor antara lain kelapa bulat, kelapa jambul, kopra putih, tempurung, arang, briket dan sabut kelapa yang merupakan turunan produk kelapa.

Karena itu, Rinal berharap untuk memajukan Inhil diperlukan kolaborasi semua pihak.

“Jika mampu kita kolaborasikan dengan cantik, peluang ekspor akan semakin meningkat. Apalagi BUMD Kelapa Inhil Gemilang (KIG) ini terkoneksi dengan Pelabuhan Samuder di Kabupaten Indragiri Hilir,” jelasnya.

Rinal menegaskan, Partai Gelora akan terus turut berkolaborasi dengan seluruh anak bangsa yang ada di Kabupaten Inhil.

“Kami ingin partai baru yang membawa narasi Arah Baru Indonesia ini di kenal dan mengakar kuat di Kabupaten Indragiri Hilir,” tegas Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Inhil ini.

Dalam pertemuan tersebut, Rinal juga menyampaikan harapannya untuk Partai Gelora Indonesia dan Indonesia ke depan.

“Takdir kita sebagai Bangsa Indonesia harus menjadi kekuatan besar yang mendorong Indonesia menjadi kekuatan llima besar dunia.Partai Gelora juga berharap menjadi arus utama politik Indragiri Hilir pada 2024,: jelasnya.

Rinal menuturkan, program safari politik DPD Partai Gelora Indonesia Inhil akan terus berlanjut ke partai politik dan tokoh masyarakat.

“Terima kasih banyak kami haturkan kepada Bapak Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Bapak HM Wardan, yang telah menerima kami dengan hangat dan ramah. Ini merupakan sebuah kolaborasi yang dasyat dan hebat,” katanya.

Luncurkan OK GELORA, Anis Matta: Perlu Peta Jalan Baru untuk Jadi Kekuatan Utama Dunia

, , , , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, Indonesia saat ini memasuki gelombang ketiga menuju kekuatan lima besar dunia diantara negara-negara Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Rusia dan China.

Sebab, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar seperti sumberdaya alam, jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia, jumlah umat Islam terbesar di dunia dan menjadi salah satu pemimpin utama ASEAN.

“Kenapa kita harus menjadi salah satu kekuatan dunia, karena kita memiliki potensi yang cukup untuk itu,” kata Anis Matta saat meluncurkan ‘Program OK GELORA Orientasi Kepartaian Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Menurut Anis Matta, Indonesia telah memasuki dua gelombang, yakni gelombang pertama dan gelombang kedua. Gelombang pertama adalah gelombang menjadi Indonesia, diawali Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan puncaknya sebagai negara berdaulat pada 17 Agutus 1945.

Sedangkan gelombang kedua adalah menjadikan Indonesia sebagai negara modern. Hal ini telah dilewati melalui pergulatan pada masa orde lama, orde baru dan orde reformasi.

“Sebagai bangsa kita telah bergulat dengan pengalaman yang pahit dan manis dalam mencari titik temu antara demokrasi dan kebangsaan,” ujarnya.

Dengan memasuki gelombang ketiga, maka diperlukan Peta Jalan Baru Indonesia. Peta jalan baru tersebut, akan menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia.

“Saat ini terjadi perubahan tatanan global dan perubahan pada kemimpinan global. Sehingga kita perlu merumuskan satu peta jalan baru, dimana mimpi besar itulah yang melatari berdirinya Partai Gelora,” katanya.

Partai Gelora, kata Anis Matta, tidak ingin melihat Indonesia menjadi ‘medan tempur’ negara-negara yang sedang bersaing di dunia seperti persaingan antara AS dan China saat ini

“Potensi kita terlalu besar, tapi pencapaian kita terlalu kecil. Langit kita terlalu tinggi, tapi kita terbang terlalu rendah. Indonesia harus jadi salah satu kekuatan utama dunia” tandasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menambahkan, rakyat Indonesia seharusnya memiliki orientasi dan kemantapan hati. Tidak boleh galau atau gelisah. Sebab, saat ini banyak pihak yang tidak memiliki orientasi, padahal sebagai bangsa besar harus optimis.

“Bangsa ini harus optimis agar terbang tinggi seperti Rajawali dan menjadi kekuatan lima besar dunia. Kita harus mereorentasi konsepsi diri kita dengan khazanah Indonesia, Sehingga kita sebagai bangsa Indonesia, optimis,” kata Fahri.

Karena itu, orientasi ke-Indonesiaan harus semakin diperkuat secara masif. Tidak boleh lagi ada rakyat Indonesia yang tidak memahami atau terbata-bata tentang ke-Indonesiaan.

“Mengutip puisi Chairil Anwar, kita hidup 1.000 tahun lagi, maka kita harus optimis tentang fondasi bangsa yang membuat kagum dengan Indonesia,” pungkasnya.

Partai Gelora Kolaborasi dengan Slankers dan Pondok Sedekah Bantu Korban Banjir di Bekasi

, , , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia kembali memberikan bantuan untuk korban banjir di Bekasi, Jawa Barat (Jabar) yang terdampak cukup parah banjir yang melanda Jabodetabek beberapa waktu lalu.

Partai Gelora menggandeng pasukan Slankers, Yayasan Pondok Sedekah dan masyarakat setempat menembus lokasi terpencil dan terisolir di Kampung Garon Cangkring, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jabar, Kamis (25/2/2021).

Bantuan kali ini diberikan oleh Bidang Jaringan & Kerjasama Lembaga DPN Partai Gelora Indonesia bersama DPD Kabupaten Bekasi. Bantuan serupa sebelumnya di lokasi yang sama telah diberikan oleh Bidang Pelayanan Masyarakat (Yanmas).

“Banjir ini jadi momentum membangun kebersamaan, bergotong royong, an berkolaborasi untuk membantu sesama yang mengalami musibah,” kata Ratu Ratna Damayani, Kabid Jaringan & Kerjasama Lembaga DPN Partai Gelora di Jakarta dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Ketua Slankers Bekasi, Muhammad Fauzi menegaskan adanya manfaat yang besar dari kerjasama bersama Gelora dan masyarakat ini. “Kita bisa saling bahu membahu sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing untuk menolong warga,” papar Fauzi.

Apalagi, sambung Fauzi, kondisi dampak banjir masih parah di Kabupaten Bekasi ini. Hingga kemarin banjir masih merendam beberapa desa di Kabupaten Bekasi.

“Tinggi banjir masih sepinggang orang dewasa. Hal ini akibat dari jebolnya tanggul sungai Citarum pada Sabtu malam pekan lalu (20/2/202),” katanya.

Sedangkan Anton dari Pondok Sedekah mengatakan, yayasannya mendapatkan bantuan dari masyarakat, termasuk dari selibriti dan disalurkan melalui gabungan relawan yang dikoordinasi oleh Gelora ini.

“Aksi kemanusiaan ini sudah menjadi program rutin. Kami lakukan untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita. Terima kasih atas support para relawan dan donatur dalam program ini,” kata Anton.

Salah seorang warga setempat, Arif 27), guru swasta di Kecamatan Cabangbunging mengaku tergerak bergabung menjadi relawan. Wilayah tempat tinggalnya di kampung Gabon Cangkring paling parah terdampak banjir.

Arif mengatakan, untuk menuju Kampung Gabon Cangkring relawan harus melalui lautan banjir sepanjang 2-3 km dengan perahu karet. Karena itu, ia mengaku terharu terhadap upaya Partai Gelora dalam memberikan bantuan ke masyarakat di wilayahnya.

“Kami terharu, masak orang dari luar membantu dan saya hanya diam saja, makanya say ikut jadi relawan. Ada ribuan pengungsi tersebar di beberapa titik. Di satu titik terisolir ada sekitar 500 warga yang hanya bisa diakses dengan perahu,” paparnya.

Gabungan relawan ini mendistribusikan ratusan makanan siap saji, sembako, dan membuka posko kesehatan dan penyediaan obat-obatan. Relawan menggunakan perahu karet untuk menuju ke daerah yang terisolir banjir.

Menangggapi hal ini, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu korban banjir Bekasi. Sebab, solidaritas dan gotong royong adalah bagian dari DNA bangsa Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh anggota, relawan, dan sahabat Gelora yang telah terus membangkitkan solidaritas dalam kerja-kerja nyata. Selama ada pejuang kemanusiaan seperti Anda sekalian, kita boleh optimis Indonesia akan tetap tegak berdiri,” kata Anis Matta menyemangati.

Partai Gelora Gelar Bhakti Gelora Bantu Korban Banjir di Bekasi

, , , , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia melakukan kegiatan bakti sosial ‘Bhakti Gelora’ untuk membantu korban banjir di Jakarta, Bekasi dan Tangerang beberapa waktu lalu.

Salah satu titik banjir terparah yang dikunjungi Bidang Pelayanan Masyarakat (Yanmas) DPN Partai Gelora adalah Kampung Cangkring RT 12/RW.03 Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin Karawang, Bekasi, Jawa Barat.

“Kami melaksanakan kegiatan Bhakti Gelora untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir, salah satu titik terparah di Kampung Cangkring Desa Jayalaksana, Bekasi. Kami bagikan 100 boks lauk kering siap saji, 1.000 baju layak pakai, 500 masker, 100 mukena, mie instan, beras, snack dan goody bag untuk anak-anak,” kata Styandari Hakim, Ketua Bidang Yanmas dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Menurut Tyan – sapaan akrab Styandari Hakim, Bhakti Gelora ini sengaja digelar sebagai bentuk kepedulian dari Partai Gelora terhadap masyarakat yang terdampak banjir.

“BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami puncak musim hujan di bulan Januari dan Februari 2021, serta musim hujan diprediksi hingga bulan April 2021,” paparnya.

Karena itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan pada daerah-daerah yang diprediksi akan mendapatkan akumulasi curah hujan dengan intensitas yang tinggi seperti Jakarta, Tangerang, Depok dan Bogor.

Terkait dengan peristiwa tersebut, Partai Geloramengharapkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, baik pemerintah dan masyarakat, dalam mencegah dan mengantisipasi dampak bencana yang mungkin terjadi.

“Dampak La Nina dapat memicu curah hujan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal sehingga potensi banjir, banjir bandang dan tanah longsor ke depan yang perlu diwaspadai,” kata Ketua Bidang Yanmas DPN Partai Gelora Indonesia ini.

Adapun langkah selanjutnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan itu, Partai Gelora akan melakukan sosialisasi dan edukasi terkait potensi pencegahan banjir, banjir bandang dan tanah longsor dengan media elektronik dan media sosial, khususnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Kehadiran Bhakti Gelora ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadapp bencananya. Tentunya dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun,” pungkasnya.

Acara Bhakti Gelora, selain digelar Bidang Yanmas DPN Partai Gelora juga dilakukan oleh DPD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan DPC Karang Tengah dengan melakukan aksii peduli bencana banjir di Kelurahan Pedurenan di Perumahan Ciledug Indah, Karang Mulya dan Pondok Bahar, Tangsel, Banten.

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

X