Partaigelora.id-Koordinator Bidang (Korbid) Kaderisasi DPP Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menggelar Training for Facilitators (TFF) Ideologisasi Dasar Partai Gelora di Jawa Timur (Jatim) menjelang Pemilu 2029.
Kegiatan berlangsung 23–24 Mei 2026 di Royal Senyum Hotel, Jl. Putuk Truno No. 208, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jatim.
TFF Ideologisasi Dasar ini melibatkan para kandidat fasilitator dari fungsionaris DPW Jawa Timur Partai Gelora dan 27 DPD kabupaten/kota di Jatim.
TFF bertujuan memperkuat kapasitas kader dalam kaderisasi, penguatan ideologi, dan kepemimpinan organisasi.
Sebab, hal ini adalah urgensi dan gambaran substansi, serta spirit penyelenggaraan TFF. Yakni demi satu visi besar Partai Gelora menjadikan Indonesia sebagai superpower baru dunia.
TFF ini antara lain dihadiri Ketua Pelaksanaan Harian DPP Partai Gelora Rofi’ Munawar, Ketua Koorbid Kaderisasi DPP Ahmad Zainuddin, Ketua Pemenangan Teritorial V (Jatim) DPP Muhammad Siroj (Gus Siroj) daan Ketua DPW Partai Gelora Jatim Misbakhul Munir.
Ketua Pelaksanaan Harian DPP Partai Gelora Rofi’ Munawar mengatakan, program ini menindaklanjuti program Ideologi Dasar I. Sehingga diharaokan akan muncul fasilitator-fasilitaror baru.
“Mereka yang akan menjadi juru bicara Partai Gelora untuk melakukan perekrutan, sekaligus peningkatann kapasitas organisasi, kpribadian kepada kader-kader baru Partai Gelora,” kata Rofi’I Munawar.
Peserta, kata Rofi’, mendapat materi krisis global, krisis nasional maupun krusis dunia Islam. Kemudian juga materi perang kognitif, dan roadmap menuju superpower baru.
“Haga’iq Kubra atau The Great Realisties. Yaitu pembentukan pemahaman dari para kader tentang aspek spiritual,” katanya.
Sebab, para fungsionaris dan kader Partai Gelora ini memiliki pertanggaungjawab kepada para manusia, tapi lebih-lebih kepada Allah SWT.
“Menjadi fasilitator berabrti menjadi teman diskusi yang baik, saling menumbuhkan kemampuan masing-masing,” tegas Ketua Pelaksana Harian DPP Partai Gelora ini.
Ketua DPW Partai Gelora Jatim Misbakhul Munir, mengatakan TFF dirancang untuk mencetak fasilitator yang mampu menjadi penggerak pembinaan kader secara sistematis dan berkelanjutan di daerah.
“Organisasi harus punya dasar ide, gagasan, dan keyakinan yang kuat, agar kader Partai Gelora benar-benar sesuai nilai ideologi partai,” ujar Misbakhul Munir.
Menurut dia, orientasi partai politik bukan hanya soal perebutan kekuasaan, tapi pemanfaatannya untuk kepentingan masyarakat dan bangsa.
“Kami mulai dari satu pertanyaan besar: kalau kekuasaan itu didapat, lalu apa yang akan kita lakukan? Jadi bukan hanya cara menang, tapi bagaimana kekuasaan digunakan untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik,” kata Misbakhul.
Ketua DPW Partai Gelora Jatim ini mengapresiasi kehadiran jajaran DPP dan peserta yang begitu luar biasa antusias dalam Training for Facilitators (TFF) Ideologisasi Dasar ini.
Diketahui, bahwa Program Idiologisasi ini satu hal yang betul-betul mendesak, sebagai bentuk kenyakinan untuk melangkah, mengembangkan pemikiran-pemikiran besar yang ada di Partai Gelora.
“Kami bersyukur ketua harian, korbid kaderisasi DPP, hingga CEO TIM bisa hadir memberikan pembekalan. DPW Jawa Timur mengucapkan terima kasih,” ucapnya.
“Kami menunggu batch berikutnya agar proses diseminasi yang akan dilaksanakan kepada seluruh struktur dari DPP maupun DPC segera bisa dilaksanakan,” imbuhnya.
Heniyati
Ketua Bidang Komunikasi DPW Partai Gelora Jatim Heniyati mengatakan, Program Idiologisasi ini merupakan nutrisi yang diberikan sampai ke akar-akarnya.
“Kita semua adalah pemimpin. Kita ditunjuk untuk mengemban amanah Partai Gelora, paling tidak bisa memimpin diri sendiri,” kata Heniyati.
Ketua DPD Partai Gelora Probolinggo Abu Bakar berharap usai mengikuti TPF Idiologisasi Dasar ini dapat menyebarkan ideologi kepartaian lebih menyeluruh lagi.
“Kita mendapatklan informasi yang lebiih komprehensif, sehingga yang diterima kader Partai Gelora di daerah, nantinya utuh dan bisa tersampaikan semua,” kara Abu Bakar.
Peserta yang lolos TFF Ideologi Dasar tahap pertama ini nantinya akan mengikuti batch kedua untuk pembekalan lanjutan.
Setelah itu, para fasilitator bertugas melakukan diseminasi kaderisasi ke struktur partai di bawahnya, mulai DPD, DPC, hingga cabang di masing-masing wilayah.

No comments